Refresh hardware sebaiknya dimulai dari inventaris aset, usia perangkat, beban kerja, riwayat gangguan, dan kebutuhan pengguna. Prioritaskan perangkat kritikal, siapkan image atau konfigurasi standar, lalu lakukan rollout bertahap. Dengan pendekatan ini, proses penggantian dapat dilakukan lebih cepat sekaligus mengurangi risiko downtime dan inkonsistensi konfigurasi.